Suara Rakyat Republik Indonesia

Trans TV tidak fair

Kenapa ya…… stasiun televisi sekelas trans tv, masih melakukan hal hal yang gak fair, tapi itu menurut saya.

kenapa saya berani bilang seperti itu……..
hari ini tanggal 10 agustus pada tayangan good morning item wawancara doni tata pradita, itu sangat jelas bahwa logo (kiup) mic yang dipegang oleh doni tata adalh mic nya trans 7, tapi dalm tayangan tersebut oleh trans tv tulisan logo tersebut di samarkan.

Menurut saya jika memang pada saat itu trans tv tidak melakukan peliputan dan gambar itu adalah gambar yang diambil oleh kru liputan trans 7, kenapa trans tv tidak fair untuk mau mengakui bahwa memang mereka meminta gambar itu pada trans 7, ya paling trans tv harus mencantumkan courtesy atau semacamnya bahwa gambar itu bukan diambil oleh kru mereka.

dan menurut saya hal seperti ini lumrah, apalagi trans tv dan trans 7 adalah berada dalam satu group, hal sama juga sering dilakukan oleh RCTI, dengan TPI atau Global Tv, mereka tiga perusahaan ini tidak merasa terhina dengan mencantumkan courtesy masing masing, justru menurut saya itu lebih adil bagi kru yang memiliki hasil karya tersebut.

saya ngak tahu apakah hal yang dilakukan trans tv kepada trans 7 seperti contoh diats dapat dikategorikan sebagi pelanggaran hak cipta atau bukan, tapi kalau menurut saya itu adlh pelanggaran hak cipta, yaitu dengan sengaja memanfaatkan hasil karya orang lain untuk kepentingan diri sendiri dengan tidak mencantumkan yang punya karya tersebut. itu namanya culas.

Lanang Anom (be_kisar@yahoo.co.id), dari milis media care

August 11, 2008 - Posted by | Media |

1 Comment »

  1. Jujur saja saya belum menonton tayangan itu. Tapi kalau itu benar terjadi Trans TV memang sudah melakukan sesuatu yang sangat tidak profesional. TV yang satu group dengan mereka saja mereka perlakukan begitu, apalagi kalau visualnya milik televisi lain.

    Tapi barangkali Trans TV punya alasan tersendiri yang masuk akal. Kita tunggu apakah ada penjelasan dari mereka. Email ini juga saya forward ke pimpinan Trans TV, Pak Ishadi, mudah-mudahan salah satu begawan pertelevisian Indonesia itu berkenan memberi pencerahan mengapa hal itu harus dilakukan.

    Salam.

    Dato Debe

    Comment by Dato Debe | August 11, 2008 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: